Datsun GO +

Car Details
Kondisi Baru
Body MPV
Jarak 0 Km
Bahan Bakar Bensin
Mesin 1197 cc
Transmisi Automatic, Manual
Tenaga 67 hp
Warna N/A
Tempat Duduk 7 Kursi
Features
  • AC
  • Adjustable Headlights
  • Adjustable Seats
  • Antena elektrik
  • Anti Theft Device
  • Bottle Holder
  • Central locking
  • Child Safety Locks
  • Cover Velg
  • Crash Sensor
  • Cup Holder - depan
  • Electronic Multi Tripmeter
  • Engine Immobilizer
  • Headrest Kursi Belakang
  • Kaca Spion Luar
  • Kamera Belakang
  • Kantong Udara Pengemudi
  • Kursi Lipat Belakang
  • Lampu baca
  • Lampu Pengingat Jumlah Bahan Bakar
  • Lapisan Bahan Kain
  • Odometer Digital
  • On Board Komputer
  • Pelindung Benturan Depan
  • Pelindung Benturan Samping
  • Pemanas
  • Pembuka Bagasi
  • Pengikat Pintu
  • Pengingat Pemakaian Sabuk Pengaman
  • Power Outlet
  • Power Stearing
  • Power Window Depan
  • Radio AM/FM
  • Sabuk Pengaman Belakang
  • Sabuk Pengaman Depan dengan Penyesuai ketingg
  • Sensor Parkir
  • Socket USB
  • Speaker Depan
  • Tanki Bahan Bakar Diletakkan di Tengah
  • Tuas Pembuka Bensin
Seller Note

Informasi Terkini GO +

UPDATE 27/11/18 Bersamaan dengan meluncurnya Datsun Go hatchback, versi MPV, Go+ juga hadir dengan pembaruan. Inilah Datsun yang masih menyandang title LCGC, karena versi hatchback sudah menanggalkan status tersebut. Perubahan terlihat minimalis, di seputar grille, interior dengan sentuhan sistem multimedia yang lebih oke, dan tentunya penyesuaian harga. Datsun Go+ kini dijual mulai dari Rp 102,9 jutaan. Dan jangan lupa, tidak ada varian dengan transmisi otomatis X-Tronic CVT di mobil ini. Menurut Masato Nakamura, ini karena Datsun Go+ menyasar keluarga muda yang kebutuhannya seperti itu. Seimbang antara harga dan fitur serta kemampuan mobil. Itulah yang membuat Datsun Go+ masih bisa meramaikan pasar LCGC. Tapi Nakamura juga tidak menutup kemungkinan Go+ akan punya varian CVT, sekali lagi, tergantung kebutuhan pasarnya seperti apa.

Kelebihan lain pada GO+ 2018, rangka bodi katanya sudah diperkuat dan suspensi disetel ulang. Hasilnya, pengendaraan lebih nyaman dan pengendalian yang lebih bisa diandalkan saat GO+ diajak bergerak lincah. Soal harga masih terasa wajar kenaikan pada GO+ 2018. Sesuai fitur baru dan peningkatan yang diberikan oleh Datsun. Meski masih banyak ruang yang seharusnya bisa lebih ditingkatkan.

Overview

Nissan Motor Company yang memegang merek ‘Datsun’ didirikan pada tahun 1931. Setelah sempat terhenti pada tahun 1986, merek tersebut diluncurkan kembali pada tahun 2013 untuk masuk di segment mobil murah di beberapa negara berkembang seperti Indonesia dan India, plus Rusia. Dan dalam rentang waktu yang tidak lama, memperkenalkan berbagai seri terbaru kendaraan keluarga-nya.

Setelah sukses dengan model hatchback – Datsun GO, merek tersebut menghadirkan model lainnya di bawah segmen MPV – Datsun Go+. Dengan desain yang tegas dan panjang layaknya MPV, mobil ini langsung mendapatkan tempat di hati konsumen.

Setelah lima tahun dipasarkan, Datsun akhirnya memberikan sentuhan perubahan untuk Go+. Meski terbilang terlambat karena pesaingnya seperti Toyota Calya dan Daihatsu SIgra sudah lebih dulu berbenah, tapi harus diakui Go+ memiliki peningkatan, utamanya di bagian interior.

Meski kualitas material terasa kasar, tapi tambahan layar monitor multimedia di dashboard terlihat modern. Selain itu, rem tangan juga pindah ke posisi yang lebih ‘modern dan manusiawi’, tidak seperti sebelumnya.

Di balik kap mesin, masih terpasang mesin HR12 tiga silnder dengan kapasitas 1,2 liter. MEsin yang irit meski jangan berharap performa berlebih. Segalanya terasa pas dengan mobil ini.

Secara keseluruhan, meski tetap tidak punya varian transmisi otomatis, Datsun Go+ Panca kini lebih bisa dipertimbangkan. Apalagi harganya lebih murah dari Daihatsu atau Toyota pesaingnya.

Interior & Fitur

Bagian interior adalah yang paling banyak berubah. Meski perubahannya juga hanya terpusat di bagian depan.

Datsun memberikan sistem hiburan layar multimedia. Ini adalah sebuah improvement yang signifikan, karena sebelumnya hanya ada colokan iPod. Selain itu, posisi rem tangan yang tadinya akrab dengan lutut pengemudi, kini pindah ke posisi tengah, layaknya mobil kebanyakan.

Selebihnya perubahan tidak terlalu kentara selain jok bermotif. BIcara jok, rasanya desain tempat duduk dengan sandaran kepala menyatu sudah waktunya diganti. Terlalu old school dan tidak bisa memebrikan kenyamanan maksimal.

Eksterior

Perubahan di bagian eksterior hanya berkisar di bagian muka. Paling kentara adalah bentuk bemper baru yang lebih tegas dan sporty. Tambahan DRL di pojok kiri dan kanan bemper membuat Go+ terlihat lebih modern dan mewah.

Selain itu, Datsun memasangkan pelek dengan desain baru yang lebih atraktif berukuran 14 inci. Bemper belakang juga baru, meski tidak ada perubahan pada lampu maupun pintu bagasi. Perubahan pada bemper belakang ini membuat Datsun GO+ terlihat tebal dari belakang.

Mesin & Konsumsi BBM

MEsin HR12, yang berkonfigurasi tiga silinder tidak mengalami perubahan dan merupakan bawaan dari sebelumnya. Jujur, mesin ini irit memang, dan sangat cocok untuk keluarga Datsun di INdonesia (GO dan GO+). Bahkan Datsun Cross pun diberikan mesin ini.

Pengalaman kami dari Datsun sebelumnya adalah, mesin yang bergetar saat idling. Untuk yang baru ini, kami belum tahu karena masih perlu pembuktian melalui uji jalan. Tapi berkaca pada Datsun Cross yang diberikan engine mounting yang terbaru, seharusnya hal tersebut juga berlauku untuk GO+ (dan GO).

Sebagai penerus daya ke roda depan, diberikan transmisi manual dengan lima percepatan. Tidak seperti GO yang punya pilihan CVT.