Toyota Rush

Toyota Rush

Car Details
Kondisi Baru
Body SUV
Jarak 0 Km
Bahan Bakar Bensin
Mesin 1496 cc
Transmisi Automatic, Manual
Tenaga 103 hp
Warna N/A
Tempat Duduk 7 Kursi
Features
  • AC
  • Adjustable Headlights
  • Adjustable Seats
  • Air Quality Control
  • Airbag Penumpang Depan
  • Airbag Samping Depan
  • Alarm Mobil
  • Anti Lock Bracking
  • Audio 2DIN
  • CD player
  • Central locking
  • Child Safety Locks
  • Engine Immobilizer
  • Kantong Udara Pengemudi
  • Lampu Kabut Depan
  • Pemanas
  • Power Stearing
  • Power Window Belakang
  • Power Window Depan
  • Radio AM/FM
  • Radio FM/AM
  • Socket USB
  • Speaker Belakang
  • Speaker Depan
  • Tachometer
  • Wiper Kaca Belakang
  • Wiper Otomatis
Seller Note

Informasi Terkini Rush

Toyota Rush tidak lepas dari recall. Kali ini yang masalah adalah kendali airbag samping. Toyota di seluruh dunia, yang menjual SUV Rush melakukan program pemanggilan ini, tanpa dikenakan biaya. Meski sempat recall, tapi ini tidak menjadikan penjualan Rush lembek. Pertengahan tahun lalu, mobil ini menggilas Honda HR-V dan jadi pilihan nomor satu pencari LSUV.

Cukup lama bagi Toyota dan Daihatsu menghasilkan Rush dan Terios baru. Generasi kedua Rush muncul akhir 2017. Transformasinya signifikan dari model terdahulu, meski masih menggunakan chassis yang sama seperti generasi sebelumnya.  Sederet inovasi dihadirkan layaknya SUV modern. Ban cadangan dipindah ke bawah lantai bagasi (makanya lebih panjang), desain tidak terlalu mengotak tapi tetap terlihat macho.

Ada dua varian ditawarkan. Toyota Rush G menjadi yang paling terjangkau, dengan dua opsi transmisi, manual seharga Rp 252,6 juta (OTR Jakarta) dan otomatis konvensional senilai Rp 267,2 juta. Pilihan lebih sporty dan lengkap ada Rush TRD Sportivo manual Rp 276,6 juta dan otomatis Rp 274,05 juta. Versi TRD ini jadi yang paling banyak dicari. Terdapat 5 pilihan kelir bodi: White, Silver mica Metallic, Red Mica Metallic, Bronze Mica Metallic, Bordeaux Mica dan Black Mica.

Tampilannya lebih mewah dan terkesan modern dengan garis-garis bodi dinamis. Sektor penerangannya sudah LED, sehingga lebih terang. Aura sama juga terpancar di kabin. Ini juga berkat dukungan fitur di dalamnya. Head unit layar sentuh 7 inci sudah dipakai. Tapi varian tertinggi TRD Sportivo punya keunggulan bisa dikoneksikan dengan internet dan speaker hingga 8 buah. Pengemudi juga lebih mudah mengakses kabin dan menyalakan mesin, karena ada Smart Entry dan Start-Stop Engine Button.

Jantung mekanis berkode 2NR-VE, sama dengan milik Avanza. Kubikasinya 1,5 liter DOHC dan berteknologi Dual VVT-I, ia menghasilkan 104 PS dan torsi 136 Nm. Seluruh tenaga disalurkan ke roda melalui dua pilihan pemindah gigi, manual 5-speed dan otomatis konvensional 4-speed. Data spesifikasi itu sudah cukup untuk SUV berdaya angkut 7-penumpang ini.

Perangkat penunjang pengendalian dan keamanan dilengkapi Toyota. Ada Vehicle Stability Control (VSC) untuk menjaga kestabilan saat bermanuver. Hill Start Assist (HSA) yang berguna saat melewati jalan menanjak. Suspensi ikut direvisi, sehingga memberikan kenyamanan berkendara. Tak ketinggalan, fitur seperti Anti-locking Brake System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA) juga dipasangkan. Guna mengoptimalkan keselamatan, dipasang 6 SRS airbag yang mencakup hingga penumpang belakang.

Overview

Memasuki generasi kedua, Toyota mengubah signifikan Rush terbaru. Tujuannya, menyeret masyarakat ke pasar yang lebih luas. Dengan tampilan bergaya crossover seperti sekarang, Toyota Rush bisa menyasar calon pembeli Avanza, hingga Innova sekalipun.

Kamis, 23 November 2017, dipilih sebagai timing peluncuran. Namun meski sudah dirilis, ternyata PT Toyota Astra Motor masih belum menetapkan harga. Kabarnya harga baru ditetapkan pada awal 2018, seiring dengan produksi massal serta rilis pada publik.
Di kelas Low SUV, Rush sebagai kembaran Daihatsu Terios menjadi pionir. Hal itu diklaim oleh Toyota. Meskipun banyak yang menyebut mobil ini sebenarnya penerus dari Daihatsu Taruna, kelas yang sudah ada sejak akhir era 90an.

Bersamaan dengan Rush, Terios juga meluncur. Namun Rush memiliki spesifikasi yang lebih unggul. Dari segi fitur keselamatan hingga pengendaraan, mobil ini memiliki banyak hal yang belum pernah dimiliki sebelumnya. Bahkan ada peranti yang baru pertama kali digunakan Toyota pada modelnya di Indonesia.

Ada dua varian yang ditawarkan TAM. G sebagai pilihan standar dan TRD Sportivo sebagai varian termewah berimbuh peranti bodi dan interior. Kedua varian ini disediakan dengan pilihan transmisi manual dan otomatis.

Yang menarik, saat diluncurkan harga mobil ini ternyata tidak mengalami perubahan dibanding generasi sebelumnya. Sebuah langkah hebat yang dilakukan oleh Toyota Astra Motor, namun juga menimbulkan pertanyaan, ‘kok bisa harganya nggak naik?’

Interior & Fitur

Fakta interiornya berubah, sudah tentu. Dengan mengubah layout bodi, interior pun turut dibenahi dengan aura yang sama. Tapi aura SUV justru lebih terasa di kabin ketimbang di luar. Layout dasbor yang tegak, dengan tampilan simetris antara penumpang dan pengemudi, menjanjikan kesan yang gagah.

Material plastik memang mendominasi kabin, apalagi di tipe G. Namun untuk tipe TRD Sportivo, kulit PVC atau sintetis membalut beberapa ornamen. Tampilannya lebih mewah. Sayang material kulit murah ini tak disematkan juga pada jok.

Fitur keren yang bisa kami catat, smart stop sebagai standar semua tipe dan disertai smart entry pada tipe tertinggi. Headunit 2-DIN touchscreen 7 inci dengan koneksi multimedia serta andal memainkan peranti seluler juga menjadi standar. Bedanya pada versi TRD, bisa terkoneksi dengan internet. Oh ya, tombol pengatur pada kemudi tersedia lengkap untuk varian termewah, namun di unit G minus penjawab telepon.

Eksterior

Singkirkan jauh-jauh sosok Rush yang pernah Anda kenal. Tampilan Rush terbaru jauh berbeda! Jika diibaratkan, perubahannya sebanding dengan Kijang Kapsul saat berevolusi ke Kijang Innova.

Pendekatan dinamis, dengan wajah yang sleek, lampu yang tajam, grille besar yang jauh dari pakem hingga bemper yang eksentrik, membuat kami bertanya, apa yang menginspirasi desain ini. Dijelaskan oleh pihak yang mendesain; pendekatan ini karena ingin membuat Rush sebagai mobil high end, mobil yang mewah nan canggih. Alhasil, parasnya dibuat sangat tampan, dengan empat buah garis bonnet yang tegas dan aksentuasi bemper yang mencirikan Toyota generasi sekarang.

Ada beberapa pihak yang menyebut tampangnya mirip Honda CR-V atau HR-V. Biarkan saja komentar seperti itu, toh persepsi desain memang sangat subjektif. Faktanya, Toyota sukses memberikan napas baru bagi Rush untuk bersaing di industri otomotif Indonesia.

Ketimbang disebut Low SUV, Rush lebih cocok dipanggil crossover. Soalnya, ciri khas SUV justru tak sekental dulu. Jikapun ada yang bisa kami pantau adalah side moulding di bagian penampang roda, skidplate, hingga roof rail yang memang fungsional.

Di atas kertas, konon panjang rush naik 23 cm dibanding sebelumnya. Konon hal itu dikarenakan Toyota ingin memberikan ruang lebih lapang pada kabinnya. Padahal, upaya ini ditempuh dengan mempertahankan basis wheelbase yang sama. Jangan heran jika angka lebar dan tingginya pun tak berubah.

Pengendalian & Pengendaraan

Untuk pertama kalinya, Rush menggunakan peranti canggih penunjang pengendaraan. Adalah Vehicle Stability Control (VSC). Dengan sistem hidraulik yang terintegrasi dengan rem, serta sensor yang membaca sudut kendaraan serta kemudi. Komputer bisa mengkalkulasi kondisi kendaraan dan memberikan dukungan pada gas serta rem agar mudah dikendalikan. Sistem ini membantu pengemudi ketika melajukan mobil dengan manuver ekstrem. Fitur lain yang bisa menunjang pengendaraan, Hill Start Assist. Pemandu ini siap menjaga mobil dari kehilangan daya rem saat memulai start di tanjakan.

Dari keterangan pihak Toyota, konon mobil ini disebut lebih asyik dikendalikan. Radius putarnya saja, katanya, terpangkas 20 cm. belum lagi revisi besar-besaran pada suspensinya. Hal itu tentu bisa berimbas pada keasyikan bermanuver.

Caster angle di keempat sudut disesuaikan dengan perubahan yang terjadi pada Rush. Ini salah satu yang membut Rush terasa lebih enak dikendarai dan dikendalikan.

Mesin & Konsumsi BBM

Jangan terlalu berharap banyak pada performanya. Soalnya meski mesin yang digunakan baru untuk Rush, namun unit ini merupakan jantung pacu milik Avanza. Mesin berkode 2NR-VE berkapasitas 1,5 liter ini mampu mencipta daya hingga 104 dk. Torsi untuk mencipta momentumnya dipatok pada angka 136 Nm.

Angka ini memang bukan figur yang impresif bagi kelas SUV. Namun menurut Toyota, komposisi ini menjanjikan performa efisiensi yang lebih baik. Apalagi dengan skema penggerak roda belakang, Rush dirasa masih mampu menghadirkan performa gerak yang optimal.

Pengereman

Rem cakram berventilasi diameter 16 inci, tentu sudah lebih dari cukup. Tapi semoga saja sepasang cakram depan ini mampu memberikan redaman optimal. Soalnya rem belakangnya masih tromol.

Untuk fitur pendukung pengereman, ada unit Antilock Braking System yang siap menjaga sistem rem dari terkunci. Sehingga ketika pengemudi melakukan pengereman ekstrem, mobil masih dapat dikendalikan arahnya.