Wuling Almaz

Car Details
Kondisi Baru
Body SUV
Jarak 0 Km
Bahan Bakar Bensin
Mesin 1451 cc
Transmisi Automatic, Manual
Tenaga 140 hp
Warna N/A
Tempat Duduk 7 Kursi
Features
  • AC
  • Adjustable Headlights
  • Adjustable Seats
  • Airbag Penumpang Depan
  • Antena Terpadu
  • Anti Lock Braking System
  • Anti Theft Device
  • Arm Rest Belakang Tengah
  • Arm Rest Konsol Tengah
  • Audio 2DIN
  • Bottle Holder
  • Brake Assist
  • Central locking
  • Child Safety Locks
  • Crash Sensor
  • Cup Holder - depan
  • Defogger Kaca Belakang
  • EBD (Electronic Brake Distribution)
  • Electronic Multi Tripmeter
  • Engine Check Warning
  • Engine Immobilizer
  • Headrest Kursi Belakang
  • Jam Digital
  • Kaca Spion Elektrik
  • Kamera Belakang
  • Kantong Udara Pengemudi
  • Kontrol Traksi
  • Kursi Lipat Belakang
  • Kursi Pengemudi Dengan Penyesuai Ketinggian
  • Lampu Kabut Depan
  • Lampu Pengingat Jumlah Bahan Bakar
  • Lapisan Bahan Kain
  • Lingkar kemudi Dengan Tombol Multi Fungsi
  • Pelindung Benturan Depan
  • Pelindung Benturan Samping
  • Pemanas
  • Pembuka Bagasi
  • Pengikat Pintu
  • Pengingat Pemakaian Sabuk Pengaman
  • Perintah Suara
  • Power Door Locks
  • Power Outlet
  • Power Stearing
  • Power Window Belakang
  • Power Window Depan
  • Radio AM/FM
  • Sabuk Pengaman Belakang
  • Sabuk Pengaman Depan dengan Penyesuai ketingg
  • Sambungan Bluetooth
  • Sensor Parkir
  • Socket USB
  • Speaker Belakang
  • Speaker Depan
  • Tachometer
  • Tanki Bahan Bakar Diletakkan di Tengah
  • Vehicle Stability Control System
  • Wiper Kaca Belakang
Seller Note

Informasi Terkini Almaz

Wuling Almaz adalah salah satu contoh sukses korporasi raksasa otomotif. Wuling berada di bawah payung SGMW di Cina, yang di dalamnya termasuk Wuling, GM, MG. Itu yang memungkinkan SUV bermesin turbo ini dipasarkan sebagai MG Hector di India, Chevrolet Captiva di Thailand dan Wuling Almaz di Indonesia.

Wuling Almaz dijual dengan empat opsi buat pasar Indonesia. Medium SUV ini menerapkan gaya dynamic parallel dan floating roof. Sementara pada bagian belakang, Almaz mendapat sentuhan baru pada rear bumper. Terdapat enam pilihan kelir Almaz: Aurora Silver, Starry Black, Pristine White, Dazzling Silver, Carnelian Rea dan Burgundy Red.

Harganya, Smart Enjoy (MT) dilego Rp 263,8 juta, Smart Enjoy (CVT) Rp 275,8 juta, Exclusive 5-Seater Rp 328, 8 juta dan Exclusive 7-Seater Rp 338,8 juta. Yang jadi nilai jual ialah fitur WIND. Inilah inovasi voice command interaktif, yang dioperasikan menggunakan Bahasa Indonesia. Fungsinya membantu Anda menyalakan, mematikan atau mengoperasikan beragam fitur kendaraan. Misalnya perintah menyalakan AC, buka/tutup jendela, panoramic sunroof, akses fitur hiburan seperti musik atau radio dan melakukan panggilan telepon. Juga menjalankan aplikasi seperti Wuling Link ataupun TPMS, hingga informasi waktu dan tanggal.

Teknologi mesin bensin turbo ditancapkan pada Almaz. Performa yang dihasilkan mampu memproduksi tenaga maksimal 140 Hp. Lalu torsi maksimal 250 Nm, yang disalurkan melalui transmisi CVT. Terdapat pilihan mode berkendara eco, sport dan 8-speed manual simulation yang responsif. Kini Almaz dipasarkan pula dengan opsi transmisi manual 6-percepatan.

Overview

Mobil asal Cina masih dianggap remeh hingga kini. Tapi wajar. Dulu, mobil Jepang pun mengalami hal yang sama saat baru dijual di Indonesia. Sekarang? Mobil-mobil negeri Matahari Terbit itu, dianggap yang paling reliable digunakan sehari-hari. Sangat mungkin terjadi pada produk mobil Cina di masa depan, karena transformasinya sangat signifikan.

Brand Wuling bisa dijadikan contoh. Saat melansir Confero dan Cortez, banyak yang ragu, hingga sedikit demi sedikit dua MPV tadi mulai banyak terlihat di jalan. Sekarang, Wuling makin percaya diri dengan memperkenalkan produk terbarunya, Almaz, sebuah medium SUV 5-seater.

Menurut pihak Wuling, nama Almaz berasal dari Bahasa Arab yang jika ditranslasikan artinya berlian. Kami rasa penggunaan nama itu tidak salah, karena desainnya memang menarik.

Lampu DRL segaris yang menyipit pasti menjadi daya tarik utama. Tapi ternyata, lampu utamanya ada di bagian bawah yang menggunakan LED proyektor untuk memberikan penerangan maksimal. Seperti desain mobil zaman sekarang, desain grille juga cukup besar ditambah hiasan kisi angin pada bumpernya.

Lekukan pada kap mesin memberi sinyal kuat, mobil ini SUV sejati. Menilik ke bagian samping, terlihat kekinian karena mengadaptasi desain floating roof di pilar C. Di bagian belakang, desain lampu dan bagasi tampak menyatu, mirip Audi Q Series.

Cukup mengejutkan, ada sistem induksi turbocharger yang ikut membantu kerja mesin 1.500 cc. Alhasil, tenaga serta torsi Almaz terdongkrak. Daya dikirim ke roda depan dengan melalui transmisi CVT, yang memiliki delapan tingkat percepatan. Juga, mobil ini memiliki dua mode berkendara, Economic & Sport.

Kini, Almaz telah sukses mempenetrasi pasar di Indonesia. Ini karena selain fitur yang komplit, juga harganya yang menarik. Paling mahal tidak lebih dari Rp 341 jutaan (DKI).

Interior & Fitur

Kabin Almaz cukup mengejutkan. Desainnya menunjukkan kesan futuristik dengan banyak gimmick pemikat. Walau terkesan tidak original, dari penempatan head unit layar sentuh sebesar 10,4 inci di tengah dan model setirnya mirip kepunyaan Tesla Model X.

Di dalam layar sebesar 10,4 inci, banyak sekali menu dan fungsi tersedia. Termasuk di dalamnya untuk pengaturan suhu kabin. Selain itu, hal-hal yang berhubungan dengan fasilitas berkendara juga diatur, seperti vehicle setting, TPMS (Tire Pressure Monitoring System), 360 camera, WulingLink, AUX, USB, Bluetooth dan Radio (AM/FM).

Tidak lupa, lingkar kemudi disediakan tombol untuk pengaturan audio dan untuk mengaktifkan fitur cruise control. Ya, mobil asal Cina ini sudah punya fitur kenyamanan itu sebagai standar. Duduk di dalam kabin dan lihatlah ke atas, panoramic roof dikombinasikan dengan sunroof juga tersedia layaknya SUV yang jauh lebih mahal.

Interiornya didominasi hitam tetapi terdapat sedikit aksen krem di dasbor. Jok Almaz terlapisi kulit dan untuk mengatur jok depan bisa dilakukan secara elektrik. Hal itu cukup mewah untuk SUV buatan Cina.

Untuk memasuki kabin, Almaz sudah mengandalkan sistem keyless entry. Pun saat menyalakannya, cukup tekan tombol start/stop yang tersedia di kiri belakang lingkar kemudi. Dalam menemani perjalanan Anda, audio merek Infinity lansiran Harman tersemat rapi. Ada 4 buah speaker, 4 tweeter serta 1 subwoofer yang mestinya menghasilkan suara bagus.

Setelah semua itu, Almaz belum berhenti memberikan fitur canggih. Ada Traction Control, Hill Hold Control, Electronic Parking Brake, Electronic Stability Control, rem dengan ABS, EBD dan BA melengkapi cakram di keempat rodanya. Sensor jarak juga lengkap, ada sensor parkir dan sensor sudut. Pelindung tabrakan di kabin ada Front & Side airbag

Eksterior

Kami cukup yakin, kebanyakan orang menilai baik desain eksterior dari Almaz ini. Lekukan yang ada pada sekujur tubuhnya sangat revolusioner. Garis-garis tegas yang tertera di bumper depan serta efek floating roof di samping, hingga model bagian belakang yang mirip Audi Q Series, sebetulnya bersinergi dengan baik.

Penggunaan pelek 17 inci dual tone sejatinya bagus, tetapi mungkin terlalu kecil untuk SUV ini. Atau karena pemakaian ban yang kurang tebal. Soal ini kembali ke selera masing-masing orang. Bila diperhatikan, bagian bumper belakang dihiasi reflektor merah yang memanjang dan lampu mundur Almaz terletak di kedua ujungnya.

Selain sunroof & panoramic roof di atap, hadir juga roof rail. Menandai mobil ini sebagai SUV sejati, bisa untuk menyematkan roof rack atau roof box. Dan tepat di bagian atap belakang, antena yang digunakan model shark fin. Sangat kekinian.

Mesin & Konsumsi BBM

Kapasitas mesin terbilang kecil, hanya 1.500 cc. Tetapi ada turbo mendampingi yang membuat tak pantas dianggap remeh. Tenaga yang dihasilkan cukup besar, mencapai 141 PS pada rpm 3500 dan torsi 250 Nm yang mulai dapat dirasakan pada 1.600 sampai 3.600 rpm. Output mesin disalurkan lewat transmisi 8-percepatan CVT yang memiliki dua mode berkendara, Economic & Sport.

Wuling menjamin durabilitas tinggi. Menurut klaim Wuling, Almaz sudah diuji selama 10 ribu jam dan 300.000 km. Semoga saja terbukti. Dan jika benar, niscaya kisah mula mobil produk Jepang kembali terulang